William Henry "Bill" Gates III mengatakan : "Salah satu bisnis yang akan booming di masa depan adalah networking dan kesehatan"

Rabu, 30 Juli 2014

4. Bapak Gembong Pudjianto Founder Stars United Network.




1. Bapak Gembong Pudjianto Founder Stars United Network (SUN), Ingin Berbagi dengan Siapa Saja yang Serius Meraih Kesuksesan.
Bapak Gembong Pudjianto mendirikan Stars United Network (SUN) bulan Agustus 2013. Kantor Pusat SUN di Perum De’ Minimalist No. 20 Jalan Jatimulya, Bekasi Timur. SUN diujicobakan sebagai support system dan mengadakan kerjasama dengan Perusahaan Farmasi dari China yang bernama TASLY WORLD INDONESIA.
Tasly telah masuk ke Indonesia pada bulan Maret 2007 dengan nama PT. Tasly World Indonesia, yang berkantor di Jl. Gunung Sahari Raya Kav. 20-27 Maspion Plaza Lt.1 Jakarta, dan kini telah membuka cabang di Bandung, Surabaya dan kota lainnya. Tasly masuk di Indonesia awalnya sebagai perusahaan Farmasi murni dengan sistem pemasaran konvensional, hingga akhirnya ikut menerapkan sistem Penjualan Langsung Berjenjang.
Tasly TCM Service Center adalah suatu pusat kesehatan hasil kerjasama antara Tasly Group dengan Universitas Herbal Tianjin, mendapat dukungan penuh dari dinas perdagangan dan kesehatan Tiongkok. Berbekal slogan "Creating Health Achieving Future", dengan konsep pengobatan herbal yang investigatif dan kembali pada titik keseimbangan; juga menyebarkan budaya herbal ke seluruh dunia, memberikan kesempatan akan manfaat dari keajaiban pengobatan TCM ke seluruh masyarakat Indonesia. Ke depannya Tasly TCM Service Center akan secara rutin mengundang para petinggi universitas TCM Tiongkok, para petinggi Rumah Sakit TCM, para dosen TCM untuk datang ke Indonesia dengan tujuan saling berbagi ilmu dan mengadakan seminar kesehatan dan pelatihan kepada para dokter lokal, untuk meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan.
Selama 6 tahun, dari tahun 2007 – 2013, Tasly memasarkan produknya di Indonesia, tidak menampakkan hasil yang significant. Pada bulan Agustus 2013, Tasly mengadakan kerjasama dengan Bapak Gembong Pudjianto cs. dan melakukan trial atau uji coba Stars United Network (SUN) sebagai support system member Tasly, hingga akhir tahun 2013. Kemudian pada hari Minggu, tanggal 5 Januari 2014, dilakukan Soft Launch sebagai TASLY NEW GENERATION dalam SPIRIT SEMINAR dengan tema Change to be the Winner.
Tasly Generasi Baru! Soft launch 5 Januari 2014.
Tasly generasi baru ini baru saja memulai di awal tahun. 
Dengan dukungan support system SUN (Stars United Network)
Lebih Fresh. Lebih Dahsyat. Lebih Cepat. Lebih Spectakuler.
Kami mencari leader seluruh Indonesia.
Daftarkan Diri Anda yang Serius...
Selama 4 bulan uji coba tersebut, ternyata support system SUN telah mencetak 2 peringkat Diamond, yaitu Ibu Emi Siti Rahmiati dan Ibu Anna Istiqomah, dan 2 peringkat Double Diamond, yaitu Bapak Riman dan Bapak Stephen Yordan.
2. Dalam setiap pertemuan, baik dalam BSP (Business Share Presentation) ataupun dalam acara silaturrahim para member Group Pak Nasoka, Bapak Gembong Pudjianto selalu memberikan motivasi dan inspirasi bahwa setiap member harus melihat “Peluang Besar dalam Bisnis Network Marketing” yang sedang dilakukan, bersama Perusahaan Farmasi Raksasa Tasly dan Support System Terbaik Stars United Network (SUN). Setiap member yang joint sampai bulan Juni 2014, semua bisa mencapai peringkat tertinggi “Crown President”, paling lambat bulan Juni 2016, dengan syarat ikuti system support SUN.
Agenda SUN 2014 - 2016
            Tahun 2014             Tahun 2015        Tahun 2016
Juli Ag  Sep Okt Nop Des
       
 1     2    3                  4                5                              6
Keterangan :
1.  Private Class, saya Angkatan ke 2, start tgl. 09-07-2014. Alhamdulillah saya lulus tgl. 25-07-2014 dan wisuda tgl. 20-08-2014. Ditarget SUN bisa meluluskan 500 orang hingga akhir Desember 2014.
2.  Internal Motivation Training, tgl. 15,16,17 Agustus 2014 di Puncak, target 60 orang.
3.  Unniversary Sun 1, tgl. 7 September 2014, di Gedung BPPT, Jalan MH. Thamrin No. 8 Jakarta, target hadir 2000-2500 orang.
4.  Weekend Leader Meeting, Desember 2014, target peringkat Diamond above.
5.  Trip tahunan ke Yunan, China, bulan Mei-Juni 2015, target 5-8 bus.
6.  Konferensi Internasional Tasly di Bali, bulan Mei-Juni 2016, akan dihadiri Bill Day, CEO no 1 Tasly.
“Saya M. Fajar RM., menyiapkan diri saya menjadi :
Crown President bulan Juni 2015. Insya Allah...”
3. Bapak Gembong Pudjianto selalu memberikan arahan, agar setiap member harus merubah mind set atau pola fikir, untuk merubah diri dari orang biasa menjadi orang yang luar biasa.
Hal ini selaras dengan firman Allah dan sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam QS. Ar-Ra'd ayat 11 :
 لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِّن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللّهِ إِنَّ اللّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللّهُ بِقَوْمٍ سُوءاً فَلاَ مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ ) سورة الرعد :١١(
“baginya (setiap manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya secara bergiliran di depan dan di belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya. Sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain dia.”
Dalam riwayat hadits dikatakan :
مَنْ كَانَ يَوْمُهُ خَيْرًا مِنْ أَمْسِهِ فَهُوَ رَابِحٌ. وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ مِثْلَ أَمْسِهِ فَهُوَ مَغْبُوْنٌ. وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ شَرًّا مِنْ أَمْسِهِ فَهُوَ مَلْعُوْنٌ (رواه حكيم)
“Barangsiapa amalnya hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka orang itu termasuk yang beruntung. Dan barangsiapa yang amalnya sama dengan hari kemarin maka ia termasuk orang yang rugi. Dan barangsiapa yang amalnya lebih buruk dari hari kemarin maka ia termasuk orang yang terlaknat”. (HR. al-Hakim).
Seorang dikatakan luar biasa manakala orang tersebut bisa mengantarkan banyak orang meraih kesuksesan. Orang luar biasa selalu ingin berbagi dengan siapapun, tidak lagi memandang status, jabatan dan rupa seseorang. Orang yang luar biasa adalah orang yang merasa bahagia ketika melihat banyak orang yang disupport bisa berbahagia. Kata beliau, ‘Dalam acara Spirit Seminar, saya adalah orang yang pertama kali menangis bahagia melihat banyak orang bisa naik “Panggung Kesuksesan.”’
Cara menjadi orang luar biasa adalah :
·          Tidak melihat kendala, karena kendala merupakan bagian dari proses yang harus terjadi menuju puncak kesuksesan. Kendala dijadikan sebagai motivasi untuk meraih kesuksesan yang lebih tinggi. Tidak berdoa memohon kepada Allah agar dihilangkan kendala, tetapi berdoalah agar diberi kekuatan dan berhasil menyelesaikan dan melewati kendala tersebut. Semakin besar kendala yang yang merintangi, dan Anda hadapi kendala itu dengan penuh keyakinan, maka akan sampailah Anda pada Puncak Kesuksesan.
·          Jangan suka mengeluh dalam setiap perjuangan menuju kesuksesan, karena keluhan itu menunjukkan kebodohan diri sendiri. Mengeluh sama artinya dengan memperlambat dan bahkan mematikan langkah Anda menaiki terjalnya menuju puncak kesuksesan. Follow the leader, follow the system. Pasti Anda sampai pada puncak kesuksesan. Go Crown President.......
4. Stars United Network (SUN) adalah support system yang berupaya mengantarkan setiap member Tasly-SUN untuk meraih kesuksesan. Yang dicari SUN bukan hanya orang yang pintar dan bukan pula orang yang hanya punya modal semangat. Namun yang dicari adalah orang yang juga punya kemauan yang kuat atau serius untuk mencapai kesuksesan. Orang yang serius adalah orang yang membuat keputusan. Kapan diri Anda harus mencapai peringkat Crown President, sebagai puncak peringkat. Kemudian lakukan action sesuai system yang telah di buat oleh SUN. Disamping itu banyak berdoa kepada Allah. Jangan terlalu memikirkan orang yang tidak punya semangat, jangan terlalu memikirkan orang yang tidak joint, jangan terlalu memikirkan orang suka menjegal/ menghalangi. Karena semua itu akan membuat energi Anda akan banyak terkuras, kemudian patah semangat atau tidak serius lagi. Berfikirlah untuk diri Anda, bagaimana diri Anda mencapai kesuksesan.
Bapak Gembong Pudjianto berkata, “Allah subhanahu wa ta’ala memberikan kepada setiap diri manusia kesempatan untuk menjadi orang yang sukses. Tidak seorangpun yang ingin gagal dalam kehidupannya. Kesuksesan ataupun kegagalan yang terjadi pada seseorang, karena diri mereka sendiri yang memilih untuk menjadi orang sukses atau menjadi orang yang gagal dalam kehidupannya.” Kata beliau selanjutnya bahwa, musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri. Anda memelihara ego sama saja Anda memelihara kebodohan seumur hidup Anda.
Ketika disampaikan kepada seseorang bagaimana menjadi orang yang sukses, maka ada orang yang dengan egonya ngeblok terlebih dahulu atau menolak untuk mengikuti cara untuk mencapai kesuksesan, dengan alasan :
a.    Karena merasa dirinya tidak ada kemampuan untuk berbuat seperti cara orang yang mengajak untuk menjadi sukses; karena tidak mungkin melaksanakan suatu system untuk menjadi sukses, bersamaan dengan kesibukan pekerjaan yang sekarang sedang dijalaninya; karena merasa mustahil bahwa apa yang dikatakan oleh orang yang mengajak menuju kesuksesan, bisa terjadi.
b.    Karena merasa jalan yang akan dilalui mengikuti jalan orang yang sukses sangat berat dan penuh tantangan. Padahal sebenarnya karena dirinya belum terbiasa melatihnya. Banyak orang yang mungkin lebih lemah dari dirinya dalam beberapa hal, tapi mampu melaksanakan karena dorongan keyakinan. Karena itu perlu menumbuhkan keyakinan terlebih dahulu.
c.    Karena merasa enjoy dengan caranya sendiri dan merasa bahwa dengan usahanya sendiri juga akan mampu mencapai kesuksesan.
Akhirnya seumur hidupnya orang tersebut tidak banyak mengalami perubahan, tidak banyak memberikan manfaat dalam mengarungi samudera kehidupan.
Namun ada orang yang mengesampingkan egonya, menekan egonya dan mindsetnya diupgrade, menduplikasikan dirinya meniru cara atau system, agar dirinya bisa menjadi orang yang sukses. Secara perlahan tapi pasti melalui proses waktu, sampailah pada puncak kesuksesan. Hidupnya menjadi berarti bagi dirinya, keluarganya bahkan bagi banyak orang di sekitarnya. Hidupnya banyak dibicarakan karena kebaikannya, banyak dikenang dan kehadirannya selalu dinantikan.
Sebenarnya menduplikasi, meniru, mencontoh kehidupan agar menjadi orang yang sukses adalah merupakan ajaran agama, dimana dalam ajaran Islam, setiap orang siapapun dia, untuk mencapai kesuksesan, harus dan wajib mencontoh, meniru, menduplikasi kehidupan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam segala hal. Hal ini dijelaskan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau radhiyallahu ‘anhu berkata:
قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا بُنَيَّ إِنْ قَدَرْتَ أَنْ تُصْبِحَ وَتُمْسِيَ لَيْسَ فِي قَلْبِكَ غِشٌّ لِأَحَدٍ فَافْعَلْ ثُمَّ قَالَ لِي يَا بُنَيَّ وَذَلِكَ مِنْ سُنَّتِي وَمَنْ أَحْيَا سُنَّتِي فَقَدْ أَحَبَّنِي وَمَنْ أَحَبَّنِي كَانَ مَعِي فِي الْجَنَّةِ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadaku: Wahai anakkku, jika kamu mampu pada pagi sampai sore hari tida ada dihatimu sifat berkhiyanat pada seorangpun maka perbuatlah. Kemudian beliau berkata kepadaku lagi: Wahai anakku! Itu termasuk sunnahku dan siapa yang menghidupkan sunnahku maka ia telah mencintaiku dan siapa yang telah mencintaiku maka aku bersamanya disyurga. (HR Al Tirmidzi, kitab Al Ilmu, Bab Ma jaa Fil Akhdzi bissunnah Wajtinaab Al Bida’ no. 2678)
Disini bukan ingin membandingkan antara Bapak Gembong dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Namun untuk memberikan gambaran dan pelajaran bahwa dalam hal apapun untuk mencapai kesuksesan, maka harus mencontoh cara atau system orang yang telah sukses. Tidak usah susah-susah membuat cara baru, tinggal mengikuti maka puncak kesuksesan mudah diraihnya.
Man arodad dun-ya fa’alaihi bil ‘ilmi (Barang siapa yang menginginkan dunia maka harus dengan ilmu), Man arodal akhiroh fa’alaihi bil ilmi (Barang siapa yang menginginkan akhirat maka dengan ilmu), wa man aroda huma fa’alaihi bil ‘ilmi (Dan barang siapa yang ingin kedua-duanya maka harus dengan ilmu).
Inilah komunitas yang dibuat oleh Support System Stars United Network (SUN). SUN mengambil makna intisari dari silaturrahim, yaitu memperluas jaringan atau networking. Bagaimana setiap member mempunyai sikap yang positip. Bagaimana setiap member selalu ingin berbagi dengan siapapun. Bagaimana setiap member bisa meniti karier dan sampai pada pucaknya. Bagaimana setiap member bisa bebas finansial dengan income penghasilan diatas rata-rata. Bagaimana setiap member bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sehingga bisa mengantarkan banyak orang menjadi orang yang sukses. Bagaimana setiap member selalu belajar terus tanpa pernah berhenti. Bagaimana setiap member menjadi contoh teladan yang baik bagi banyak orang. Dan lain-lain sifat yang positif.
Kalau seseorang mempunyai sifat positif seperti yang disebutkan di atas, inilah dia sesungguhnya yang dikatakan sebagai orang yang telah mencapai PUNCAK KESUKSESAN. Kebahagiaannya bukan lagi hanya bertujuan mendapatkan uang semata, tetapi mengantarkan banyak orang, bisa mencetak orang lain menjadi orang yang sukses.  
5. Bapak Gembong Pudjianto mengarahkan seseorang yang ingin meraih kesuksesan agar selalu mencari lingkungan yang positif. Bergaul bersama dengan teman yang baik akan mendatangkan banyak kebaikan, seperti penjual minyak wangi yang akan memberikan manfaat dengan bau harum minyak wangi. Bisa jadi dengan diberi hadiah olehnya, atau membeli darinya, atau minimal dengan duduk bersanding dengannya, Anda akan mendapat ketenangan dari bau harum minyak wangi tersebut. Kebaikan yang Anda diperoleh dari berteman dengan orang yang baik, lebih banyak dan lebih utama daripada harumnya aroma minyak wangi. Teman baik Anda akan mengajarkan kepada Anda, hal-hal yang bermanfaat bagi Anda dan akan memberikan nasihat yang baik. Teman Anda akan mengajak untuk berakhlak mulia, baik dalam perkataan, perbuatan, maupun bersikap. Sesungguhnya seseorang akan mengikuti sahabat atau teman dekatnya dalam tabiat dan perilakunya. Keduanya saling terikat satu sama lain, baik dalam kebaikan maupun dalam kondisi sebaliknya.
Jika Anda tidak mendapatkan kebaikan-kebaikan di atas, masih ada manfaat lain yang penting jika berteman dengan orang yang baik. Minimal Anda akan tercegah dari perbuatan-perbuatan buruk. Teman yang baik akan senantiasa menjaga dari keburukan. Teman Anda, juga akan membantu menghilangkan kesulitan karena persahabatannnya dan kecintaanya kepada Anda. Sebaliknya, bergaul dengan teman yang buruk juga ada dua kemungkinan yang kedua-duanya buruk. Anda akan menjadi jelek atau Anda akan ikut memperoleh kejelekan yang dilakukan teman Anda.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan tentang peran dan dampak seorang teman dalam sabda beliau :
مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة
Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjadikan teman sebagai patokan terhadap baik dan buruknya agama seseorang, sebagaimana sabdanya :
المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل
Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
6. Bapak Gembong Pudjianto memberikan nasihat, untuk mencapai kesuksesan maka ciptakan suasana kebahagiaan, bukan mencari kebahagiaan. Hal ini selalu beliau lakukan dimana saja berada. Beliau selalu membuat suasana yang sebelumnya tegang menjadi suasana senang dan bahagia, suasana yang sebelumnya loyo menjadi suasana yang penuh semangat. Beliau selalu menciptakan suasana yang penuh antusias menatap masa depan agar menjadi orang yang sukses. Beliau kadang dengan mimik yang serius membangkitkan setiap orang agar yakin bahwa setahun atau dua tahun ke depan semua mencapai peringkat “Crown President”. Bahkan beliau memberi motivasi dan inspirasi dengan sunguh-sungguh, setiap orang yang ada di hadapan beliau, kalau sekiranya tahun depan berjumpa lagi dengan beliau, semua datang sudah membawa mobil bersama keluarganya. Jangan menghadap beliau jika tidak ada perubahan dalam hidupnya. Inilah usaha Bapak Gembong Pudjianto dalam berbagi dan memberikan inspirasi kepada setiap member, untuk bersungguh-sungguh meraih kesuksesan.
Bagaimana Bapak Gembong Pudjianto dengan support system SUN, mendidik setiap calon leader agar menciptakan suasana kebahagiaan? Beliau selalu datang dalam pertemuan BSP memberikan motivasi dan inspirasi. Beliau juga datang ketika diundang oleh groupnya leader ataupun team leader hingga ke daerah-daerah, untuk memberikan contoh, bagaimana menciptakan suasana kebahagiaan. Beliau juga telah mendirikan sekolah bisnis atau kuliah “Private Class” bagi seluruh member. Diharapkan setelah selesai dari sekolah bisnis tersebut, seluruh member akan mempunyai persepsi, kefahaman, kerja dan system yang sama, sehingga dicapai satu hati, satu kerja dan satu maksud dalam network marketing. Seluruh leader dan teamnya bisa punya sifat sabar, kerja keras dalam mencapai tujuan, tidak mudah putus asa dalam setiap kendala, mempunyai komitmen yang kuat, antusias terhadap bisnis yang sedang dijalankannya, menjalin kerja sama yang baik dalam team, dan mengarahkan serta mendidik semua down linenya agar secara bersama-sama bisa meraih kesuksesan. Kebahagiaan adalah manakala semua team bisa sukses bersama-sama.
Untuk memahami apa yang dikatakan Bapak Gembong Pudjianto tersebut, bisa mengambil pelajaran dari kisah dakwahnya Nabi Muhammad radhiyallahu ‘anhu di bawah ini.
Dakwah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membentuk Syuhbah (Persahabatan) dan Biy’ah (Suasana Amal)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyatukan ummat ini dengan kerja dakwah, sehingga timbul diantara mereka rasa sepenanggungan dan seperjuangan. Inilah yang terjadi antara kaum muhajirin dan anshor di Madinah. Inilah rasa yang dimiliki antara Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnnya yaitu perasaan syuhbah, rasa persahabatan dan sepenanggungan dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Lalu Biy’ah akan datang  dengan membentuk suasana amal seperti di masjid Nabawi. Ketika suasana amal ini wujud di masjid Nabawi bisa membuat seorang kafir masuk ke masjid nabawi keluar-keluar sudah menjadi orang beriman. Lalu bagaimana caranya membentuk Syuhbah dan Biy’ah ini dikalangan ummat ?
1.  Mengirimkan rombongan-rombongan dakwah untuk pergi di jalan Allah membentuk syuhbah diantara jamaah dan masjid yang didatangi
2. Menerima rombongan-rombongan dakwah dan para pelajar di masjid-masjid kita  membuat suasana amal atau Biy’ah dengan program-program agama
Inilah yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam mengenalkan agama yaitu dengan mengirimkan rombongan dakwah dan menerima rombongan atau orang-orang yang mau belajar di masjid Nabawi. Sehingga terbentuk suasana syuhbah, persahabatan antara Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya. Dan terbentuk pula suasana amal, biy’ah, dari orang-orang yang mau belajar kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Di jaman Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sampai ke jaman Khulafaur Rasyidin jika orang masuk ke masjid Nabawi, maka akan terlihat halaqoh-halaqoh pembicaraan Iman dan pengajaran agama. Suasana di masjid Nabawi ini mampu memberikan kesan kepada orang-orang yang tidak mengenal agama. Ketika itu terlihat banyak orang kafir masuk islam karena terkesan dengan suasana amal dan suasana persahabatan yang dibuat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di masjid Nabawi.
Ketika syuhbah dan biy’ah sudah terbentuk, maka ketika itu akan terlihat orang-orang berbondong-bondong masuk kedalam Agama Islam. Inilah cara Islam mengenalkan agama yaitu dengan dakwah sehingga terbentuk yang namanya syuhbah dan biy’ah di kehidupan umat. Masalahnya mengenalkan agama dan mengamalkan agama adalah dua hal yang berbeda. Agar umat dapat mengamalkan agama diperlukan keimanan yang kuat. Sedangkan Iman ini akan kuat jika ada Hidayah dari Allah. Hidayah akan datang jika ada pengorbanan dari orang tersebut untuk membuat usaha atas Iman atau usaha atas Hidayah. Inilah yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam mendidik sahabat untuk mendapatkan yang namanya Iman, yaitu membuat usaha atas hidayah Allah.
Hari ini mengapa umat tidak bisa mengamalkan agama secara sempurna ini dikarenakan umat tidak di bawa kepada pengorbanan untuk agama seperti sahabat radhiyallahu ‘anhum. Melalui pengorbanan akan datang kesadaran dalam beramal dan rasa tanggung jawab terhadap agama. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mendidik sahabat untuk mendapatkan Iman dengan cara membawa mereka kepada pengorbanan untuk agama. Hanya dengan melalui pengorbanan untuk agama maka keimanan akan datang. Seperti Bilal radhiyallahu ‘anhu ketika disiksa oleh Abu Jahal agar Bilal mau murtad dari islam. Bilal disiksa dipadang pasir yang panas terpanggang oleh panasnya padang pasir, tubuhnya ditindih batu besar yang melebihi bobot badannya saat itu, tetapi siapa yang di ingat oleh Bilal ketika itu ? “Ahad…Ahad”, yaitu Allah yang diingatnya, bukannya Abu Jahal yang menyiksanya ketika itu. Waktu bilal menyebut “Ahad..ahad..” ketika itulah Iman telah masuk. Mengingat Allah dalam keadaan susah dan bersabar atasnya inilah yang dapat mendatangkan Iman. Lalu bagaimana nasehat atau respon Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika tahu Bilal radhiyallahu ‘anhu di siksa ? Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menasehati Bilal radhiyallahu ‘anhu untuk bersabar karena dibalik kesabaran dalam mujahadah atas agama tersimpan rahasia-rahasia Allah berupa kefahaman agama dan kekuatan Iman. Ketika Bilal ditanya oleh seseorang kapan masa yang paling bahagia di dalam kehidupannya, Bilal menjawab yaitu ketika Abu Jahal menyiksanya dipadang pasir ketika itu. Saat itulah masa yang paling bahagia bagi Bilal karena saat itulah dia dapat merasakan manisnya Iman. Bilal radhiyallahu ‘anhu dapat merasakan manisnya Iman dan kebahagiaan dalam beragama yaitu ketika dia berkorban untuk agama. Begitu juga dengan yang dirasakan oleh sahabat-sahabat radhiyallahu ‘anhum lainnya ketika mereka merasakan manisnya Iman melalui pengorbanan untuk agama.
Bapak Gembong Pudjianto melalui support system SUN selalu hadir dalam setiap meeting (pertemuan), baik dalam BSP (Business Share Presentation), mensupport dalam setiap home sharing yang diadakan oleh team leader, dalam Business School (Kuliah Bisnis) Private Class setiap angkatan, bahkan mengadakan kunjungan ke daerah-daerah di Jawa, Sumatera dan sebagainya. Beliau pernah bercerita, bahwa dahulu ketika awal-awal masuk dalam Network Marketing selama 5 tahun, bisa dikatakan tidak pernah menonton televisi, karena keseriusan beliau dalam mengikuti support system dalam bisnis Network Marketing. Keseriusan beliau telah membuahkan hasil, sehingga beliau banyak mendapatkan reward dan bonus-bonus dari perusahaan. Selanjutnya pengalaman dalam Network Marketing lebih dari 20 tahun tersebut, sekarang beliau mengembangkan ilmunya dan bekerja sama dengan Perusahaan Farmasi terbesar di China, yaitu Tasly. Beliau memberi nama Support System Stars United Network (SUN).
Bapak Gembong Pudjianto bekerja secara serius dan profesional, sehingga nampak hasilnya. Dalam waktu singkat, jangka waktu sekitar 9 bulan (Dari Januari sampai tanggal 7 September 2014), telah dicetak :
·        1 Crown President
·        2 Crown
·        4 Double Diamond
·        16 Diamond
Sedangkan yang peringkat manager sampai chief manager sudah sangat banyak.
Beliau mengatakan bahwa ruh dari bisnis Network Marketing adalah pertemuan dan pertemuan, baik dalam BSP, home sharing, training dan spirit seminar. Dengan diadakan secara berkala dan berterusan, beliau mengatakan bahwa dalam beberapa tahun mendatang maka member dari kerja sama antara SUN dan TASLY, akan mengalami booming. Setiap daerah atau kota akan tersentuh oleh bisnis Network Marketing SUN-TASLY.
Sebagaimana pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika syuhbah (persahabatan) dan biy’ah (suasana) sudah terbentuk, maka ketika itu akan terlihat orang-orang berbondong-bondong masuk kedalam agama Islam. Demikian pula, dengan bisnis Network Marketing SUN-TASLY, dengan selalu dibuat pertemuan-pertemuan dengan menghadirkan orang-orang baru, maka akan timbul persatuan dan persahabatan. Antara up line dan down line terjadi kasih sayang dan persatuan, saling tolong menolong, dan merasa senasib seperjuangan untuk meraih kesuksesan, sehingga timbul syuhbah (persahabatan). Dari rasa persahabatan tersebut, maka akan membuat suasana (biy’ah), suasana komunitas yang positif, suasana dengan masuk menjadi member SUN-TASLY, dalam waktu yang cukup singkat banyak yang berhasil meraih kesuksesan. Di setiap daerah dalam setiap saat nampak orang-orang yang biasa menjadi luar biasa. Di saat itulah bisnis ini akan akan booming. Kenapa? Karena telah terbentuk sifat syuhbah dan biy’ah.
Siapkan diri Anda untuk menjadi member SUN-TASLY. Daftarkan segera melalui no. hp saya : 0878 8001 1523 atau 0821 1410 2575. Bisa juga mendaftarkan kepada orang-orang yang telah menjadi member SUN-TASLY di daerah Anda..
Selamat Meraih Kesuksesan Bersama SUN-TASLY.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar